Saturday, November 30, 2013

Renungan I :



Jangan naruh telur dalam satu keranjang 



Ketika awal-awal mengenal internet dan terutama berbagai layanan informasi peluang usaha berbasis internet, saat itu kami mulai sedikit demi sedikit belajar mengenai google adsense, rekening e-currency berbasis USD , dan sebagainya. Sebagai awal, kami buka rekening di paypal. Websitenya ada di sini.Dengan itu kamipun belajar dan memulai berbisnis online.  
 Seiring berjalannnya waktu, kamipun memperhatikan bahwa ternyata ada lagi jasa finansial berbasis e_currency yaitu liberty reserve. Dalam banyak hal, liberty reserve memang lebih simple. Kamipun membuka rekening tidak cuma sebuah. Namun sesuatu yang tak terduga terjadi, liberty reserve disinyalir ga beres. Akibatnya dia di banned. Otomatis, dana yang ada di dalamnya ikut dibekukan.

Berita selengkapnya silahkan kunjungi ini.

Pada saat itulah, sekitar april 2013. Kami menyadarai bahwa ungkapan “ jangan naruh telur dalam satu keranjang berlaku bukan untuk masalah saham ataupun inevestasi pada sebuah perusahaan tertentu, namun juga penting untuk membuka berbagai rekening online.

Memang kami harus merintis dari awal lagi sehingga berbagai program kami di Bensae juga ikut terpengaruh. Kalau bolah nyebut, dulu di tahun 2006 kami mengalami musibah gempa bumi. Dan pada awal tahun ini, setelah lima tahun kami mencoba survive, Liberty Reserve (salah satu rekening online favorit kami dan mungkin juga kebanyakan temen pebisinis online) kena “gempa” juga, di banned oleh pemerintah USA. Mungkin inilah sebagian resiko yang harus disiapkan sejak awal, 
Jangan menaruh telur dalam satu keranjang juga bermakna, disamping berbisnis online semestinya juga punya basic dalam investasi di bisnis berbasis offline.
Dan yang penting, keep survive and fight for your future…
Terimakasih sudah membaca, semoga hari anda senantiasa dalam keberkahan Alloh SWT. Amin.

No comments:

Post a Comment

Bensae Community is dedicated to be a virtual home for empowerment and enlightenment. Thanks for visiting.