Showing posts with label My Pen. Show all posts
Showing posts with label My Pen. Show all posts

Sunday, December 8, 2019

(3)



 (3)
menelusuri firman
inikah jalan
qiyam meski seorang
di atas jejak
ambiya’ mulia
di spanjang pematang hayat

sering tertumpah
air mata
nun ke dasar jiwa
tertahan
ombak beku
segara gelegar hasrat
amarah atau muthmainah

perjalanan melingkar
ritual semesta
isyaratkan itu smua
bekal apa dibawa
atau berapa, tuk menapaki titian
dari Tuhan
ilaihi juga kembalinya

imogiri, mei 2018


mungkin anda juga ingin membaca ini ?


Tuesday, February 19, 2019

tak pernah lelah


(2)

tak pernah lelah
ibuku membimbing
namamu terukir selalu
indah dalam hatiku

senyummnu, semangatku
untuk  kami
raih masa depan
apapun tantangannya
tulus kau slalu doakan
membuatku terharu
ibu permata hatiku


suatu ketika, 2011



sebaiknya anda juga membaca ini

Thursday, September 13, 2018

apakah mungkin

                 (1)                     
apakah mungkin kata
sebelum sabda
wicara
atau hela desah
nir hasrat nafsani, menjadi
tempat rangkai bait fitri
riuh di jendela jiwa
insan maya ?



berjaya mereka
entah bernama siapa
ketika kata sabda wicara, kuasa
tundukkan
iradah hina



watu lawang, 2018

(dari baiti jannati lembar ke 75)


mungkin anda ingin membaca ini

Friday, May 27, 2016

TUGINEM (3)



Ditengah Ketidakpastian Informasi


Perjalanan ke bukit sangat berbeda dari hari biasa. Tak mungkin untuk melaju kencang karena padatnya jalanan dipenuh sesaki oleh masyarakat yang berbondong naik di ketinggian. Itulah hebatnya isu tsunami. Sejenak kami berhenti di tanjakan yang cukup tinggi. Beberapa orang mendekati kami. Ternyata mereka adalah warga kampong seberang sungai. 

Tuesday, November 10, 2015

Seorang Tokoh

Lagu Untuk Ibu

Awalnya si anak mendapatkan tugas dari sekolah untuk membuat sebuah karya sastra berupa sebuah puisi. Akan lebih baik lagi jika puisi itu bisa dinyanyikan, mirip musikalisasi puisi. Idepun bermunculan . 



Saturday, September 5, 2015

Seri Tadabur Alam

                          PANTAI KESIRAT


Setelah cukup lama tidak nulis tentang adventuring, kali ini saya coba tuangkan sebuah petualangan yang cukup menantang, yaitu perjalanan ke Pantai Kesirat, sebuah pantai yang letaknya di antara pantai Gesing di sisi timur dan Wohkudu serta Bekah di sisi baratnya.
Pantai Kesirat posisinya berada di wilayah  Desa Girikarto, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul.  Misalkan anda berada di kota Yogyakarta, anda bisa mengikuti dua jalur utama : ke arah timur melewati jalan Wonosari  atau ke selatan melewati wilayah Imogiri. Bila anda pas berada di Parangtritis, anda akan lebih cepat apabila menelusuri jalan utama di jalur selatan, sebuah jalan tembus yang sebagian besar sudah sangat nyaman untuk dilewati. 
  

Saturday, August 22, 2015

TUGINEM (2)

Dugaan Semula : Gempa ini bersumber dari Merapi
Diapun mulai berkisah dengan agak terbata. Pada saat bus mini yang ditumpanginya melaju seperti biasa, kadang berhenti tuk menaikkan penumpang, yang hampir bisa dipastikan bahwa mereka adalah pelajar atau mbok-mbok bakul dan pedagang lainnya. Bus berhenti “ngetem” sebentar di pertigaan kecamatan kemudian kembali melaju ke utara. Beberapa saat kemudian bus seperti oleng namun sang sopir masih nampak tenang-tenang saja. Keadaan mulai berubah ketika mereke melihat bagaimana bangunan-bangunan di kiri kanan jalan mulai runtuh. Gedung SMP Negeri I Imogiri nampak gentengnya berjatuhan. Lebih ke utara lagi keadaan makin parah, orang-orang panik . Barulah sang sopir menyadari apa yang terjadi. Dia pun banting setir memutar bus, bermaksud kembali ke terminal di kompleks Pasar Imogiri. Namun jalanan sudah banyak tertutup reruntuhan dan debu berhamburan di udara membuat suasana kacau semakin pengap. Bus hanya bisa berhenti di barat pasar. Para penumpangpun berhamburan keluar, membawa berjuta pertanyaan tentang apa dan bagaimana bahkan mengapa ini terjadi.

Saturday, August 15, 2015

TUGINEM (1)



Pengantar.
Tulisan ini dibuat bukan untuk mengungkit tragedi apalagi meratapi. Dalam rentang waktu lebih dari sewindu (delapan tahun) setelah tragedi itu, saya merasa yakin bahwa nalar yang jernih akan mampu mengambil hikmah dari sebuah tragedi yang menimpa penduduk Yogyakarta dan sekitarnya. Setiap individu yang mengalami peristiwa itu tidak diragukan lagi merupakan pelaku sejarah yang apabila dituangkan dalam bentuk tulisan akan merupakan warisan yang sangat bernilai.Sikap heroisme yang luar biasa telah ditorehkan secara berjamaah. Nanti kita juga akan melihat bahwa sikap itu menjadi agak memudar ketika tiupan badai "jadup" dan "dana rekonstruksi" menerpa. 
Dalam penanggalan jawa, orang biasa menggunakan nama pasaran (pon, wage, kliwon, legi, paing) untuk melengkapi nama hari. Sabtu Wage pada bulan Mei tahun Duaribu Enam, bertepatan dengan tanggal 27. Ya, 27 Mei 2006 (TUGINEM adalah singkatan dari sabTU waGe meI duaribueNem). Ada bencana besar menimpa warga Yogyakarta dan sekitarnya. Tak seorangpun menduga, bahkan terlintas dalam fikiranpun tidak, bahwa hanya dalam waktu kurang dari satu menit, lebih tepatnya limapuluh dua detik, segalanya berubah. Hari itu jam 05.50 wib. Gempa dahsyat menggoncang. 

Sunday, April 5, 2015

Tadabur Alam (lanjutan)



Grojokan Randhusari 
Semoga kabar anda baik adanya.
Sebagian teman sering mulai menanyakan kenapa blognya belum lagi diupdate ?  Ternyata berusaha konsisten menulis bukanlah hal yang mudah. Sebagaimana juga kebiasaan baik lainnya, menulispun butuh ketekunan ekstra.
Baiklah, kali ini saya coba posting , lanjutan dari apa yang pernah dituliskan sebelumnya , mengenai beberapa tempat yang layak dijadikan destinasi ketika anda berada di seputaran Imogiri. Karena masih berpetualang di wilayah Mangunan, Dlingo dan sekitarnya, ada baiknya and abaca-baca lagi postingan terdahulu ya. .., klik saja di sini.

Kali ini kita akan menuju ...
Grojogan Randhusari
Untuk menuju lokasi tidaklah terlalu sulit. Oke, kita asmusikan anda sudah berada di sekitar Kantor Kecamatan Dlingo. Ikuti saja jalan utama menuju dusun Dhodhogan (jurusaan ke Playen). Selepas tanjakan tajam, anda akan bertemu sebuah pertigaan yang di tengahnya ada pohon beringin. Apabila anda berbelok ke kanan, anda akan sampai di Air terjun Lepo juga. Makanya anda ikuti saja jalan yang agak berkelok ke kiri jika ingin menuju Grojokan Randhusari. 

Wednesday, December 3, 2014

Tadabur Alam (lanjutan)



Pantai Gesing : Miniatur Pantai baron ?

Sudah pernah ke pantai Baron ?
Ada kemiripan antara pantai Gesing dengan pantai Baron. 
Bibir pantai yang landai dan menyenangkan untuk arena bermain di air karena ombak yang besar sudah pecah di bibir-bibir karang. Gemuruh suaranya bercampur angin lut dan burung-burung yang beterbangan.  Di pantai Gesing juga terdapat TPI (Tempat Pelelangan Ikan).

Letak geografis pantai Gesing.

                             citra panta gesing dari google earth

Pantai Gesing termasuk wilyah kecamatan  Panggang, Gunung Kidul. Dari pusat kota Yogyakarta berjarak skitar 50 kilometer ke arah tenggara. Untuk mencapai daerah Panggang setidaknya ada tiga jalur utama :


Sunday, November 23, 2014

Sri Tanjung (?) : another side of Sri Gethuk Waterfall


Sri Tanjung (?)  :  Sisi lain dari Sri Gethuk ...
Sri gethuk terkenal dengan air terjun yang menghujam ke bebatuan sebelum akhirnya seperti meleleh, memasuki aliran sungai yang tenang. Gemuruh suaranya berpadu dengan aliran sungai yang menimpa bebatuan . Sepanjang mata memandang, bentangan tepiannya sangat mempesona. Terletak di aliran sungai Oya menjadikan tempat ini nyaris tanpa pernah mengalami kekeringan bahkan di musim paling kering saat puncak kemarau sekalipun. Justru di saat itu air akan kelihatan jernih dengan bebatuan berhias lumut menjadikan pernik-pernik warn kehijauan di sana sini.
Pagi ini, melihat cuaca cukup cerah, kamipun bermaksud mengunjungi tempat itu. Biasanya para pengunjung menempuh jalur via Banaran , Gunung kidul. Dari arah Yogyakarta bisa lewat  jalan Wonosari kemudian ambil arah kanan di pertigaan ke  arah Paliyan – Playen .  Selepas Pasar nanti akan ada sebuah papan penunjuk menuju air terjun Sri Gethuk. Akses jalan ke lokasi cukup  bagus ditambah juga fasilitas parkir yang memadai tentu menjadi daya tarik tersendiri. Juga di sana telah berdiri banyak kios maupun warung.  Di sini, para pengunjung berada di tepi timur sungai Oya.
Adapun jalur yang akan kami tempuh berbeda karena  kami  mengambil jalan menuju Sri gethuk dari sisi barat sungai yang konon diberi nama Sri Tanjung.  Kabarnya sudah ada jalan setapak yang konon belum begitu lama direhab dan akses ke lokasi menjadi mungkin meski hanya berjalan kaki melalui trap anak tangga.
                   anak tangga menuju sisi lain dari srigethuk

Monday, November 3, 2014

Touring

A Trip To Bekah


It was still early in the morning. It was Sunday. We got up and after doing the morning prayer then we prepared everything needed for our journey that day. We planned to ride along the south beach , mostly are coastal beaches.  
First , I checked my motorbike for the last time to make sure that it's ok. It had to be fit since I had got an unpleasant experience in my first journey : the tyre was broken and I had to buy a new one. This happened, just about two kilometers, not so far from the sea side. We walked for about an hour before at last, we found a mechanic. Fortunately, he is a skillful mechanic. 
the skillful mechanics

Monday, October 27, 2014

Keindahan Alam Pegunungan



KAWASAN HUTAN PINUS


Setelah menikmati keindahan Kebun BuahMangunan, perjalanan bisa dilanjutkan ke sebuah tempat tertinggi di kawasan Bantul. Tempat ini terletak di perbatasan dua desa  yaitu Mangunan dan Muntuk, keduanya masih termausk kecamatan Dlingo. Suasana yang masih alami, tenang dan juga sejuk udara yang menyelimutinya bahkan di siang hari sekalipun membuat tempat yang tak seberapa luas ini menjadi sangat layak untuk dikunjungi. Bagi anda yang ingin agak berlama-lama di daerah ini sangat disarankan tuk bawa logistic secukupnya mengingat cuaca yang dingin menyebabkan pengunjung gampang  disergap rasa lapar.

Wednesday, October 22, 2014

Geguritan

Dalan Sawiji
dening : Luthfiah Khairunnnida'

Langit ing awaling rina
udan tipis wis sirna
tumibaning embun kaya menehi sasmita
hayo enggal gumrigah
padha kumpul pinggir desa
iki dalan sawiji ing pinggir kali
arep pedhot jalaran bena sedalu
hayo makarya bebarengan



Monday, October 20, 2014

Tadabur Alam



Imogiri Tour and Around
Anda ingin mengenal daerah Imogiri dan sekitarnya ? Kita mulai perjalanan menuju sisi timur kota kecil yang dinamis ini.
1. Mangunan
Daerah Mangunan merupakan wilayah pegunungan dengan kekayaan alam yang khas. Setidaknya ada tiga obyek utama yang dapat dinikmati : Taman Agro, Hutan Pinus, dan Sumber Air Bengkung. Juga jangan dilupakan, ada makanan ciri khas wilayah ini yaitu thiwul dengan berbagai variannya. Untuk mencapai wilayah ini anda bisa melewati route dari Yogyakarta ke selatan melalui Jalan Imogiri Barat maupun Timur (terimal bus), sekitar 15 km akan sampai di Imogiri. Selanjutnya ambil arah timur , dan kemudian belok ke kanan pada pertigaan sebelum komplek Makam  Pajimatan. Jalanan akan terus menanjak sebelum akhirnya kembali datar pada daerah ketinggian.
 salah satu tikungan sekaligus tanjakan di jalan Mangunan, di kejauhan adalah Masjid Kraton di Kompleks Pajimatan Imogiri

Monday, June 10, 2013

Puisi



Pengembaraan (2)
(aswantri bekti)

di tikungan ini
pastikan langkah  berhenti
 karena jejak masih terpatri
di situ awal merenda hari

di tengah pematang sukma
jiwa masih gelisah mencari
jawaban sebuah tanya
: hendak kemana aku kau bawa

Bukankah titah sudah berulang
melalui jiwa-jiwa putih merdeka
yang penuh  damai
melambaikan jemari kasih
: jalan ini tempat berlabuh

imogiri, mei 2006

Saturday, June 8, 2013

Puisi


Pengembaraan (I)
 (aswantri bekti)

luka duka malam ini
mengingatkan sebuah lagi
pesan yang tergores
di batas malam terakhir
saat  asa semakin pudar
berpendar dalam maya
angan sang pengembara

di keremangan hampa
baris demi baris
pesan itu trasa nyata
berbaur debu dingin kelam
bak  gurat cahaya sesaat
mampukah kau menangkapnya
wahai pengembara ?

Untuk apa tongkat fana
kau bawa …
 hanya menambah beban
setelah winduan menapaki jalan
bukankah sebuah keberuntungan besar
cahaya itu kau temukan
mampukah kau menangkapnya ?

Imogiri, kota tua, mei 2006

Sunday, September 18, 2011

Ketika Sampai di Simpang Jalan

Pagi ini di saat kami sedang jogging bersama keluarga, tiba-tiba di tengah perjalanan, di persimpangan jalan berliku ,  seorang ibu mencegat kami. Ternyata seorang pedagang makanan khas daerah kami. 

Tuesday, April 5, 2011

Sesobek kisah

KAU TELAH PERGI *)
(You’re Gone)

Sedetik aku tertegun ...
Engkau yang mengulurkan tanganmu
Kau jabat erat tanganku
Air embun kasih malam itu
Rasa sejuk menetes di dada

Wednesday, March 9, 2011

Di simpang Jalan (2)

Salah satu sisi negatif kemajuan teknologi, kata seorang guru ngaji, adalah  bahwa teknologi berperan dalam membentuk karakter kurang sabar. 


Bensae Community is dedicated to be a virtual home for empowerment and enlightenment. Thanks for visiting.